godofchaosXTf
+160% Damage
will allow us to manifest God's perfect, loving will.
He sucks in earnest, always peaking up at Namjoon through his lashes to see the looks of pleasure on rappers face. His lips are parted and his chest is heaving with effort because Jungkook is looking absolutely sinful down on his knees and it's taking a lot of willpower for the leader to restrain himself.
Back to current time…
"Ne.. majjayo." selanya. "aku memang sudah tiada." raut wajahnya berubah sendu. Tiba-tiba saja langit cerah bergantikan dengan gelapnya malam. Angin kencang menghempas tubuhku dan tubuhnya. Wajahnya mendadak memucat, menatapku sendu. "oraemaniya Sehun-a." masih tersenyum padaku. Kurasakan airmata yang sudah mengalir di pipiku. Mataku terasa panas. Jantungku berdetak berat. Aku sungguh terguncang. "sepertinya kau baik-baik saja. Syukurlah." kembali memperlihatkan gigi putihnya. Ia melangkah mendekatiku. Tubuhku seakan terpaku, tak mampu menghindarinya. "Sehun-a, ada yang harus aku katakan padamu sebelum waktuku untuk kembali tiba." menatapku yang tepat dihadapannya. Penuh keseriusan. "lupakan kejadian 5 tahun lalu. Kematianku sama sekali tidak ada sangkut-pautnya denganmu. Semuanya murni kecelakaan." ia memegang bahuku. Kurasakan tangannya yang dingin seperti bongkahan es. "jangan jadikan aku sebagai alasan untukmu menjauhinya. Jika kau mencintai, maka cintailah dia dengan sepenuh hati. Aku sebagai sahabat kalian tentu akan senang jika mengetahui bahwa kalian hidup bahagia. Kurasa kau sudah tahu bahwa Yoona juga menyukaimu. Lalu kenapa kau masih mengulur waktu. Kau hanya akan menyakitinya." dan kali ini menggenggam kedua bahuku. Menatapku tajam. "demi aku, kumohon. Jaga Yoona baik-baik." sentuhan itu tak lagi kurasakan. Wajahnya memudar. Begitu juga tubuhnya yang perlahan menghilang terbawa angin. Hingga akhirnya benar-benar tak terlihat lagi. Tinggallah aku disana dengan deru nafas beratku. Kenyataan untuk menerima kepergiannya benar-benar menyakitkan. Aku hingga terisak hebat tak kuasa menahan kesedihan itu. Tiba-tiba saja kurasakan sesuatu menarik tubuhku dari sana. Dengan kuat hingga akhirnya aku terbangun dari mimpi itu. Ya, aku baru saja terbangun dari mimpi.
It's alright if her voice doesn't leak out.
Aa, right now I want to insert my penis there and pollute this genius young girl's armpit with cowper fluid
"You're not going to kill future prospects..." Justin replies as he regains stamina
"No Derek, the real bad guys is the peoples who said we are crazy just because we are different," said Georgeo. "Now choose your own friend there Derek." Golrig pointing his finger to those rifles but Roger suddenly interrupting us. "Okay hold on, I want to be clear here, that's."--Roger appointed one of the rifles.--"and that's."--Roget for the second time appointed the rifle.--" that was mine."
*Ding* Materials are to make the creature, would you like to turn on material scanning mode?
Intelligence:4
For Charles, for whom politics were basics of his existence! last sentence didn't sit well with him. So confused he asked "Fare how?"
