B0mbaCl0ckKJK
Executive: Yes President
It was brutal but I could see that she knew she was dying, and I wasn't going to give her false hope. I could have waited for her soul to leave her body before speaking to her about the deal I wanted to make, your soul always lingered for a while after your death, the time varied, no one had yet figured out when the bond between the body and soul broke, but I decided to start our negotiations before she died, maybe it would ease her death, give her something else to concentrate on.
Flint: You need me for something, Ash.
"HEY I KNOW YOU'RE THER- Holy shit."
Is there any rules to love someone?
Masing masing kemudian melangkah untuk menyapa para pemimpin klan di mulai dari pemimpin klan Preiya yang adalah seorang wanita tua lalu pemimpin klan Dreynston yang adalah seorang pria paruh baya selanjutnya pemimpin klan Endrixon juga pria paruh baya tetapi bedanya pemimpin klan Dreynston terlihat kecil tetapi terlihat tinggi adapun dia besar dan kekar dan yang terakhir adalah pemimpin klan Einstein yang terlihat pria tua kurus yang rambutnya ditutupi dengan uban.
"Who are you?"Mitsu asked.
"I have a meeting with Orbz production next Thursday and I would like you to accompany me during the trip. Also ask the company driver to arrive here 12pm sharp. If everything goes to plan, we might have another company working with us."
I would always see fire.. Fire everywhere, everywhere you look, it's just fire...
"System where am I? (Boy)
"Kau bahkan tidak menganggapku ada. Tanaman ini sudah mengalihkan perhatianmu." pikir Sehun yang sedari tadi terus mengamatinya. Ia tidak menyangka, ia dikalahkan oleh tanaman. Ia tertawa simpul. "sepertinya aku benar-benar sudah gila." kini ia melangkah keluar toko. Terus berjalan menelusuri jalanan disana. Menikmati udara dipagi itu, meski dingin tetapi pemandangannya tidak boleh ditinggalkan.
Ms. Desthra came walking towards us.
